TVRINews, Nusantara
Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) mendorong kaum perempuan untuk terus mengembangkan kualitas diri di tengah perubahan zaman.
Ketua Umum BKMM DMI, Nora Yosse Novia, menegaskan pentingnya mengembalikan fungsi masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan sebagai pusat peradaban dan ilmu.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Talkshow Fitrah Wanita yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu, 13 Juni.
Menurut Nora, majelis taklim di masjid harus dioptimalkan sebagai wadah dakwah sekaligus tempat belajar bagi para ibu. Dengan begitu, kaum perempuan memiliki bekal yang cukup untuk mendidik anak-anak mereka menjadi generasi penerus menuju Indonesia Gemilang.
Nora tidak menampik bahwa perkembangan zaman membawa tantangan yang semakin besar dalam pola pengasuhan anak. Namun, ia menekankan bahwa fondasi utama dalam mendidik anak tidak boleh bergeser dari nilai-nilai agama dan kedekatan dengan tempat ibadah seperti surau atau masjid.

"Pendidikan agama untuk anak tentu itu adalah sebagai dasar dari ilmu, sehingga bisa membentengi terus dengan adanya kemajuan teknologi. Hanya keimanan dan agamalah yang bisa membentengi begitu derasnya dampak negatif, di samping dampak positif dari kemajuan teknologi," ujar Nora kepada tvrinews.com.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dasmiah, turut menekankan pentingnya peran seorang ibu di dalam keluarga. Ia menekankan bahwa ibu adalah madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknya.
"Dengan acara talkshow ini, diharapkan bisa menambah dan memberikan wawasan yang tentunya lebih luas kepada para ibu bagaimana cara mendidik anak untuk bisa menjadi anak yang saleh dan saleha. Tentu saja tanpa meninggalkan kodratnya sebagai seorang perempuan, seorang ibu, dan seorang istri di rumah tangga," ungkap Dasmiah.
Melalui penguatan peran ibu, pendidikan agama, serta lingkungan masjid yang ramah anak, BKMM berharap dapat berkontribusi nyata dalam membentuk generasi berakhlak, berilmu, dan siap menghadapi tantangan global.










