TVRINews, Sangatta
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mempercepat pembangunan sarana operasional melalui skema proyek tahun jamak (multiyears contract) guna memastikan seluruh kebutuhan pelayanan pelabuhan dapat terpenuhi sebelum dioperasikan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kutai Timur Masrianto Suriansyah menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan pembangunan infrastruktur pelayanan di kawasan pelabuhan. Dari total 36 bangunan yang direncanakan, sebanyak 16 bangunan fisik ditargetkan selesai dibangun melalui alokasi anggaran tahun 2026–2027.

“Untuk tahun anggaran 2026–2027, pelabuhan saat ini masuktahap Evaluasi di Inspektorat Daerah dan Dalam waktu dekat, pengawasannya akan segera di resmikan,” kata Masrianto, dikutip Kamis, 9 Juli 2026.
Setelah proses peninjauan dokumen di Inspektorat Daerah selesai, Dinas Perhubungan Kutai Timur akan segera mengajukan berkas pembangunan kepada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa untuk memasuki tahapan lelang. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, kendala klasik berupa akses jalan menuju pelabuhan kini dipastikan telah teratasi. Infrastruktur jalan darat menuju Pelabuhan Kudungga berada dalam kondisi siap mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas operasional pelabuhan ketika mulai beroperasi pada awal tahun 2028.
Dengan kesiapan infrastruktur pendukung yang terus dikebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur optimistis Pelabuhan Kudungga akan menjadi simpul transportasi dan logistik yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan konektivitas kawasan di masa mendatang.










